WordPress Iwaooo

WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software). Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. WordPress adalah penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi. Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman ketua pengembang (developer), Matt Mullenweg.Rilis terbaru WordPress adalah versi 2.9.2 (18 Desember 2009). WordPress didistribusikan dengan Lisensi Publik Umum GNU.

WordPress.com dan WordPress.org

WordPress menyediakan dua alamat yang berbeda, yaitu WordPress.com dan WordPress.org

WordPress.com merupakan situs layanan blog yang menggunakan mesin WordPress, didirikan oleh perusahaan AutomatticDengan mendaftar pada situs WordPress.com, pengguna tidak perlu melakukan instalasi atau konfigurasi yang cukup sulit. Sayangnya, pengguna WordPress.com tidak dapat mengubah template standar yang sudah disediakan.Artinya, pengguna tidak dapat menambahkan asesori apa pun selain yang sudah disediakan. Meski demikian, fitur yang disediakan oleh WordPress.com sudah cukup bagus.

WordPress.org merupakan wilayah pengembang (developer). Di alamat ini, seseorang dapat mengunduh (download) aplikasi beserta seluruh berkas CMS WordPress. Selanjutnya, CMS ini dapat diubah ulang selama seseorang menguasai PHP, CSS dan skrip lain yang menyertainya. WordPress dengan Bahasa Indonesia (http://id.wordpress.org) ada berkat kerja para kontributor di Indonesia yang dipimpin oleh Huda Toriq, seorang Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Diponegoro / UNDIP Semarang. Dengan memanfaatkan situs http://id.wordpress.org, seseorang yang tidak mengerti Bahasa Inggris masih dapat menggunakan WordPress dengan mudah.

Berikut ringkasan perbedaan dalam penggunaan WordPress.com dan WordPress.org:

  • WordPress.com -> Untuk pengguna yang ingin membuat blog sendiri secara cepat dan punya alamat website seperti http://namadomain.wordpress.com.
  • WordPress.org -> Untuk pengguna yang ingin memodifikasi WordPress menurut kebutuhan sendiri atau ingin membuat blog menggunakan alamat dan server sendiri seperti http://namadomain.com.

1. Untuk otomatisasi ukuran default gambar yang sesuai keinginanmu atau sesuai sama theme yg digunakan, coba cek dulu ke menu Settings >> Media , disana ada setelan ukuran untuk Thumbnail dan Image yg akan tampil di postingan single. Jadi kalau upload gambar dan langsung aja di publish, setingan ukuran defaultnya akan sesuai yg ada di media settings tadi.

PS : Ukuran thumbnail untuk homepage theme-theme Magazine style, sekitar 80x80px atau 100x100px

2. Pilihan untuk seting ukuran lainnya ada saat gambar sudah diupload, nanti ada setingan begini di halaman popup itu

1. Link Url :  Gambar bisa ditautkan ngelink ke lokasi gambar itu sendiri atau ke postingan, biasanya sih tautan ke lokasi gambar aja kecuali untuk kondisi tertentu yg pengen gambar kalo diklik nantinya akan terbuka postingan single (biasa untuk Image Gallery/Foto Gallery atau Related Posts).

2. Alignment : Mengatur rata kiri-kanan langsung saat gambar masuk ke postingan, jadi ngga usah seting2 kayak dulu lagi.

3. Size : Memilih ukuran gambar yang akan tampil di postingan, dengan memilih ke ukuran kecil ngga akan memotong gambar aslinya jadi kecil juga, ini cuma untuk tampilan aja nanti.

4. Use as Featured Image : Biasa digunakan untuk memilih salah satu gambar menjadi gambar utama jika didalam postingan ada banyak gambar, dan jika themenya menampilkan thumbnail dihomepage maka gambar pilihan tsb yg akan muncul.

3. Kalau ternyata gambar yang kita upload tadi besar sekali atau terlalu kecil, kita bisa edit dibagian edit image, tombolnya ada di bawah gambar (masih dihalaman popup).

Keterangan lainnya :

1. Aspect Ratio : WordPress akan mengira-ngira juga aspect ratio yang pas untuk size yg diinginkan, misalnya lebar minta 600, tingginya akan menyesuaikan tapi ngga jauh2 sama ukuran tinggi yg kita mau .. jadi kita ngga usah buka Image Editor program lagi untuk resize gambar .. pinter ya WordPress

2. Nah uniknya dibagian ini, disini kita bisa atur gambar jadi terbalik keatas/kebawah atau menghadap kanan/ kiri beda dengan gambar aslinya. Tanda panah melengkung itu untuk fungsi Undo/Redo atau mengembalikan ke posisi sebelumnya.

3. Apply Changes To : bisa diseting untuk semua ukuran gambar, termasuk Thumbnailnya juga terbalik apa beda ukuran atau cuma gambar utama aja.

4. Scale Image, Kalau di opsi Apsect Ratio kita bisa atur ratio perbandingan panjang x lebarnya, di opsi ini kita bisa memperbesar atau mengecilkan ukuran gambar aslinya, kalau gambar kegedean apa kekecilan, bisa di set lagi dibagian ini, tapi kalau gambar kecil digedein ya kira-kira lah yaw soalnya nanti bisa jadi kabur banget kalau dipaksa gede hehe .. setelah di save nama gambar akan berbeda dengan aslinya (ada tambahan angka2 gitu dibelakang).

abis seting2 disini jangan lupa di SAVE ya

4. Fleksibelitas selanjutnya, yaitu edit tampilan gambar hanya dengan memilih persetase ukuran kira2 yg pas untuk postingan, cukup klik gambar yg dimaksud, nanti ada pilihan tombol untuk edit image dan pilih persentase yang diinginkan lebih kecil atau lebih besar, kalau pilihan % yg lebih besar dari 100% ngga ada, berarti Gambar yg diupload seudah dibatas ukuran terbesarnya.

Jangan lupa klik “Update” button setelah melakukan setingan ini.

5. Masih di popup yang sama, ada setingan Advanced nih, bisa diutak-atik biar tambah sip

Styles & Image properties : disini bisa seting jarak margin gambar dari atas (vertical space) dan dari samping kiri/kanan (Horizontal space) kalau kemepetan sama tembok .. eh .. batas pinggirnya deh

Border bisa ditambahin kalau gambar mau dikasih lis, kalau ngga mau set ke nol aja angkanya, model border/garis juga bisa di jadikan “dashed” yaitu yg garis putus-putus untuk mengganti tulisan “solid” disitu, sedangkan warna bisa kasih “red”, “green” menggantikan tulisan “black” disitu

BISNIS DI WORDPRESS

Saat mengelola web penjualan panduan wordpress dan bisnis online, banyak yang mempertanyakan tentang penggunaan wordpress.com sebagai sarana bisnis online. Walaupun wp.com memiliki fungsi yang amat sangat terbatas untuk bisnis online, tapi bukan berarti WP.com tidak bisa dibuat bisnis. Berikut ini sedikit tips yang saya buat setelah membeli domain PR 3 godsoldiers.com

Lalu bagaimana caranya menjadikan wordpress.com sebagai sarana bisnis kita?

Yang sangat jelas, anda tidak bisa menggunakan WP.com sebagai blog untuk mendapatkan uang dari Google AdSense, AdBrite, atau berbagai macam program PPC lainnya. Anda juga tidak bisa menggunakannya untuk berbagai macam tipe bisnis B2B (Business to Business).

Tapi, anda bisa menggunakan Wp.com untuk menghasilkan uang lewat B2C (Business to Customer). Contoh B2C adalah penjualan produk dan affiliasi atau reseller.

Untuk berjualan produk, anda hanya perlu memajang foto produk lengkap dengan keterangan produk dan harga. Lalu buat page khusus yang berisi cara pemesanan produk. Anda bisa meletakkan nama, alamat, no. HP atau telp dan email agar pengunjung bisa menghubungi anda.

Saat ini, online cart memang masih belum terlalu digunakan di Indonesia, jadi mumpung belum terlalu penting anda bisa menggunakan cara manual seperti diatas.

Kemudian anda juga bisa menjual produk orang lain dengan system affiliasi. Caranya cukup mudah. Biasanya kita akan memberikan link affiliasi begitu saja. Misalnya :

http://cafebisnis.com/belajar-wordpress

Dengan cara itu, kita menyerahkan hasil kerja keras kita kepada web affiliasi yang bersangkutan. Ini sangat beresiko. Mereka yang baca, akan lebih mudah mengingat cafebisnis.com daripada embel-embel yang dibelakang.

Nah, dengan WP.com anda bisa mengarahkan calon pengunjung waktu promosi ke blog WP.com anda. Disana anda bisa memberikan tips dan trik seputar produk dan diakhir tiap tips anda sisipkan link produk affiliasi anda.

Dengan cara ini, anda bisa menawarkan banyak produk affiliasi hanya dengan satu alamat saja. Yaitu WP.com anda. Nah, anda bisa dapat duit kan akhirnya?

Ada cara lain yang cukup bagus, yaitu dengan menjual link di blogroll. Anda bisa menawarkan pemasangan link di blogroll anda dengan harga tertentu. Coba saja tawarkan, insya Allah akan ada yang berminat. Tapi berikan harga yang murah aja. Kecuali kalau blog anda punya traffic cukup tinggi dan memiliki PR tinggi, anda bisa menjual link blogroll dengan harga lebih tinggi.

So, selamat berbisnis dengan WordPress.com

PS: Jika ingin serius bisnis online, sebaiknya memang install WordPress sendiri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s